Ragam Kegunaan Asam Jawa untuk Kesehatan Tubuh

Ragam Kegunaan Asam Jawa untuk Kesahatan Tubuh

Ragam Kegunaan Asam Jawa untuk Kesehatan Tubuh

Asam Jawa punya sejumlah kegunaan sebagai obat herbal. Menurut Purdue University, penggunaan asam jawa telah ada sejak jaman kuno. Asam jawa sering dimanfaatkan sebagai bumbu penyedap untuk masakan maupun campuran dalam minuman. Dan, sekarang artikel ini akan membahas ragam kegunaan asam jawa bagi kesehatan Anda.

Penggunaan asam jawa sebagai obat biasanya dengan mengolahnya menjadi berbentuk pasta yang bisa dikonsumsi lewat mulut atau dioleskan ke bagian luar tubuh. Meskipun tidak ada patokan takaran untuk penggunaan asam jawa, tetapi biasanya orang-orang mengonsumsinya dalam takaran 10-50 gram.

Berikut adalah kegunaan-kegunaan asam jawa yang berperan penting bagi kesehatan.

  • Asam jawa punya beragam manfaat sebagai obat pencahar, obat penurun panas, dan antiseptik.
  • Asam jawa digunakan untuk mengobati masalah pencernaan, lambung, dan untuk membantu melindungi kesehatan jantung atau sistem kardiovaskular.
  • Daging buah asam jawa dapat melancarkan pencernaan dan meredakan sakit perut. Sekitar satu atau dua sendok makan asam jawa di sore hari bisa meringankan sakit perut.
  • Asam jawa juga berguna untuk mengobati gangguan empedu. Zat-zat asam yang dimilikinya dapat melancarkan produksi cairan empedu dan cairan tubuh lainnya.
  • Daun asam jawa digunakan dalam ramuan teh herbal untuk meredakan demam malaria.
  • Radang tenggorokan bisa diatasi dengan berkumur dengan air campuran asam jawa.
  • Karena merupakan salah satu sumber antioksidan, membuat asam jawa mampu membantu mencegah kanker.
  • Asam jawa juga bermanfaat untuk membersihkan darah.

Kegunaan Asam Jawa sebagai Obat Penurun Kolesterol

Dengan adanya kandungan saponin, tanin, dan flavonoid pada daun asam jawa, menjadikannya obat yang potensial untuk menurunkan kadar kolesterol. Dalam sebuah pengujian dengan hewan percobaan, ekstrak asam jawa diketahui sanggup menurunkan kadar glukosa dan kolesterol dalam darah.

Jika kadar kolesterol berlebihan, aterosklerosis (pengerasan dinding pembuluh darah) dapat terjadi di jantung, otak, dan ginjal. Aterosklerosis bisa menyembabkan penyumbatan aliran darah sehingga bisa saja sewaktu-waktu mengakibatkan serangan jantung atau stroke. Senyawa saponin dalam daun maupun buah asam jawa diduga bekerja aktif dalam menghambat penyerapan kolesterol dan meningkatkan ekskresi kolesterol.

Kegunaan Asam Jawa untuk Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Buah asam jawa punya senyawa polisakarida yang aktivitas biologinya cukup tinggi dalam memengaruhi sistem imun tubuh. Polisakarida sanggup membantu menghambat perpindahan sel leukosit dan proliferasi sel, juga mendorong pertambahan fagosit. Senyawa ini juga mampu melancarkan peredaran darah.

Selain untuk urusan kesehatan, terdapat kegunaan asam jawa yang lainnya. Misalnya, pasta asam jawa dapat diolah menjadi selai, sirup, juga permen. Di beberapa tempat larutan asam jawa dimanfaatkan sebagai pembersih logam kuningan, tembaga, dan logam lainnya dari noda kusam.

Walaupun terdapat banyak kegunaan asam jawa bagi kesehatan, tetapi penggunaannya tetap harus dibatasi. Belum ada bukti ilmiah yang mencukupi untuk membuktikan keamanan konsumsi asam jawa dalam jumlah banyak dan apakah boleh dikonsumsi oleh ibu hamil.

Manfaat Asam Jawa untuk Sakit Perut

Manfaat Asam Jawa untuk Sakit Perut

Manfaat Asam Jawa untuk Sakit Perut

Anda, para wanita yang sering berada di dapur, pastinya sudah sangat familiar dengan buah yang berbentuk panjang dan memiliki rasa yang masam ini, bukan? Ya, Asam jawa biasanya sering digunakan sebagai bumbu dapur. Namun, selain dapat digunakan untuk bumbu dapur, ternyata Asam jawa ini juga memiliki banyak khasiat untuk mengobati berbagai jenis penyakit, termasuk sakit perut.

Asam jawa (Tamarindus indica) merupakan tanaman khas daerah tropis dengan batang pohon yang cukup keras. Pohonnya sendiri bisa bertumbuh sampai besar dengan daunnya yang rindang.

Panjang tangkai daunnya bisa mencapai 17 cm dan memiliki sirip genap. Bunga Asam jawa berwarna kuning dan buahnya berwarna cokelat dengan rasa khasnya yang masam.

Bagian yang biasanya dimanfaatkan yakni dari daging buah, kulit kayu, dan juga daunnya yang masih muda. Rasanya yang asam memiliki sifat untuk mendinginkan dan berfungsi untuk melancarkan peredaran darah.

Asam Jawa, Bantu Redakan Sakit Perut

Asam jawa bisa digunakan untuk mengobati sakit perut, yang jika dibiarkan, tentu akan sangat mengganggu. Tapi, ingat! Sakit perut di sini, yang bisa diatasi dengan Asam jawa adalah sakit perut ringan dengan ciri feses yang cair, berlendir, dan berbau menyengat. Berikut merupakan tiga cara untuk membuat ramuan Asam jawa guna meringankan sakit perut Anda.

  • Siapkan Asam jawa yang sudah matang, kapur Sirih secukupnya, dan juga minyak Kayu putih. Kemudian, semua bahan yang telah disiapkan tersebut dicampurkan dalam sebuah wadah sampai merata. Lalu, usapkanlah pada bagian perut yang terasa sakit. Lakukanlah hal tersebut sampai rasa sakit terasa agak mendingan dan akhirnya sembuh.
  • Siapkan Asam jawa yang sudah matang dan juga Gula aren. Kemudian, tambahkan air panas ke dalam campuran Asam jawa dan gula Aren. Diamkan beberapa saat. Setelah sekiranya agak dingin, minumlah ramuan tersebut sampai habis. Lakukan hal tersebut sampai 2 kali setiap harinya.
  • Siapkan Asam jawa, Kunyit, dan juga Gula kelapa sepotong. Parut Kunyit terlebih dahulu. Kemudian, campurkanlah dengan bahan yang lain. Seduhlah dengan satu gelas air panas dan tunggu sampai airnya agak dingin. Setelah itu, saring dan minumlah. Lakukan sebanyak 2 kali sehari sampai rasa sakit perutnya hilang.

Jika Anda menderita sakit perut, pengobatan dengan Asam jawa patut Anda coba karena terjangkau dan mudah tentunya. Tapi ingat, jika sakit perut yang Anda alami bersifat kronis, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Selain sakit perut, Asam jawa juga bisa digunakan untuk mengobati beberapa penyakit lainnya di antaranya demam, eksim, dan nyeri haid.

Khasiat Asam Jawa yang Belum Banyak Diketahui

Khasiat Asam Jawa yang Belum Banyak Diketahui

Khasiat Asam Jawa yang Belum Banyak Diketahui

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Asam Jawa. Ya, asam jawa selama ini sangat dikenal sebagai salah satu bumbu penyedap untuk memberikan rasa masam pada masakan. Tapi tahukah Anda bahwa asam jawa bukan cuma untuk menyedapkan makanan? Ya, ada cukup banyak khasiat asam jawa bagi kesehatan Anda.

Pohon asam jawa berasal dari Afrika yang biasa ditanam sebagai peneduh karena tinginya dapat mencapai 25 meter. Daun-daunnya memiliki sirip yang sama rata dan bunganya berwarna kekuning-kuningan. Buah asam jawa berbentuk polong sepanjang 3,5 sampai 20 cm dengan ketebalan sekitar 2,5 cm dan memiliki warna cokelat. Daging buah asam jawa berawarna cokelat pekat jika sudah masak.

Daging buah asam jawa lah yang kerap dimanfaatkan sebagai bumbu penyedap. Kadang-kadang daging buah ini dimasak atau ditanak supaya bisa bertahan lama. Asam jawa mengandung beraneka ragam zat asam, termasuk sitrat, tatrat, suksinat, asetat, dan malat.

Khasiat asam jawa antara lain untuk mengobati asma, batuk, demam, rematik, alergi, sakit perut, luka, dan eksim. Berikut ini adalah cara mengolah asam jawa untuk dijadikan obat herbal.

Batuk

  • Siapkan 3 polong daging buah asam jawa dan setengah genggam daun saga
  • Rebuslah kedua bahan tersebut dengan 4 gelas air hingga mendidih dan biarkan mendidih sampai tersisa sekitar 1 gelas
  • Saring dan minumlah ramuan tersebut 2 kali sehari di pagi dan sore.

 

Demam

  • Siapkan satu genggam daun asam jawa dan adas pulawaras secukupnya
  • Rebus kedua bahan itu dengan setengah liter air hingga mendidih
  • Saring air rebusan dan minum 2 kali sehari di pagi dan sore

Rematik

  • Ambil segenggam daun asam jawa serta 2-3 polong daging buah asam jawa
  • Tumbuk sampai halus kedua bahan tersebut
  • Dipakai dengan dioleskan pada bagian sendi yang sakit.

Sakit Perut

  • Sediakan 3 polong buah asam jawa yang sudah dimasak, minyak kayu putih, dan kapur sirih secukupnya
  • Campurkan semua bahan tadi dan aduk sampai merata
  • Jika sudah merata, gunakan sebagai salep untuk dioleskan ke bagian perut.

Alergi atau Biduran

  • Sediakan 2 atau 3 polong asam jawa yang sudah masak, seperempat sendok kapur sirih, dan garam secukupnya
  • Rebus semua bahan tadi dengan 3 gelas air dan tunggu sampai airnya tersisa 2 gelas
  • Saring air rebusannya dan minumlah 2 kali sehari di pagi dan sore hari.

Luka atau Borok

  • Siapkan asam jawa secukupnya
  • Tumbuk sampai halus lalu oleskan pada luka, dan tutupi luka dengan perban.

Eksim dan Bisul

  • Petik segenggam daun asam jawa muda dan 2 rimpang kunyit
  • Tumbuk kedua bahan diatas sampai halus
  • Setelah halus, oleskanlah tumbukan tersebut ke bagian eksim atau bisul

Itulah beberapa khasiat asam jawa yang bisa Anda coba. Dibalik rasanya yang masam dan penampilannya yang tidak begitu menarik, ternyata ada cukup banyak khasiatnya bagi kesehatan.

Kandungan Asam Jawa—Bumbu Dapur dengan Khasiat Obat Herbal

Kandungan Asam Jawa

Kandungan Asam Jawa—Bumbu Dapur dengan Khasiat Obat Herbal

Rasa masam yang tajam namun nikmat memang jadi ciri khas dari asam jawa. Buah eksotis yang diyakini berasal adri Afrika ini tumbuh di pohon keluarga polong-polongan yang menjulang tinggi dan rindang, terutama di wilayah yang hangat di Asia, Meksiko, dan India. Kandungan asam jawa dipercayai punya khasiat bagi kesehatan Anda.

Pohon asam jawa menghasilkan buah-buah yang berbentuk polong panjang dan agak melengkung. Isi buah tersebut adalah biji berwarna cokelat kecil yang dikelilingi oleh pulpa atau pasta lengket. Kulit polongnya terlihat agak menyerupai kulit kacang hijau besar yang terlampau matang.

Buah asam jawa biasanya diolah dengan dikupas kulitnya untuk kemudian dilumatkan menjadi bola-bola permen yang dilapisi air gula, sirup, dan ada juga yang diasinkan. Produk olahan asam jawa dapat ditemukan di pasar swalayan, tapi ingatlah bahwa pemanis tambahan ataupun zat tambahan lainnya dapat mengurangi kandungan asam jawa yang bergizi. Jadi, ada baiknya untuk membeli asam jawa yang belum diolah atau masih dalam kulit polongnya.

Kandungan Asam Jawa dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Asam jawa punya sejarah panjang dalam pengobatan tradisional. Kebanyakan darinya melibatkan pengobatan untuk masalah perut, pencernaan, dan sebagai obat pencahar. Asam jawa juga diolah untuk menyembuhkan demam, radang tenggorokan, rematik, peradangan, dan luka sengatan matahari. Daun dan bunga asam jawa yang dikeringkan atau direbus juga dibuat menjadi obat untuk sendi yang bengkak, keseleo, bisul, wasir, dan mata merah.

Serupa dengan getah dan pektin alami yang ditemukan dalam tumbuhan lain, pulpa lengket asam jawa mengandung polisakarida non-pati yang merupakan serat alami. Polisakarida membantu mengatasi masalah empedu dengan melancarkan aliran cairan empedu yang melalui usus besar, sehingga mencegah cairan tersebut untuk menempel di sekitarnya.

Setiap 100 gram asam jawa mengandung 36 persen tiamin, 35 persen zat besi, 23 persen magnesium, dan 16 persen fosfor dari sejumlah yang direkomendasikan untuk kecukupan gizi per hari. Kandungan bernutrisi lainnya mencakup niasin, kalsium, vitamin C, tembaga, dan piridoksin.

Kandungan asam jawa yang lainnya ialah kandungan fitokimia, yang mencakup limonin, geraniol (antioksidan alami dengan wangi seperti mawar), safrole, asam sinamat, metil salisilat (sebagai zat anti-iritasi), pirazin, dan alkylthiazola. Masing-masing kandungan tersebut memiliki perannya sendiri dalam pengobatan herbal.

Geraniol, salah satu fitokimia di dalam asam jawa, diketahui merupakan salah satu senyawa yang sanggup menekan perkembangan tumor pankreas. Ini dibuktikan dalam salah satu penelitian yang menunjukkan potensi geraniol untuk mencegah dan sebagai obat kanker pankreas.

Ada cukup banyak masakan khas Indonesia yang menyertakan asam jawa di resepnya. Asam jawa memang memberikan cita rasa asam segar yang cukup dinikmati masyarakat Indonesia. Dan dibalik rasa asam dan bentuknya yang kurang menarik, terdapat banyak kandungan asam jawa yang bermanfaat bagi kesehatan Anda.

Inilah Manfaat Asam Jawa yang Perlu Diketahui!

Inilah Manfaat Asam Jawa yang Perlu Diketahui

Inilah Manfaat Asam Jawa yang Perlu Diketahui!

Jika Anda pencinta sayur asem dan suka membuatnya, pasti sudah sangat akrab dengan asam jawa. Buah masam ini memang biasa digunakan sebagai bumbu dan penyedap dalam beragam masakan khas Indonesia. Tapi tahukah Anda kalau manfaatnya bukan sekadar bumbu penyedap? Inilah manfaat asam jawa bagi kesehatan yang mungkin belum banyak diketahui.

Buah asam jawa berbentuk seperti kacang tanah panjang dengan daging buah berwarna cokelat apabila sudah masak. Daging buahnya inilah yang kerap dimanfaatkan untuk memberikan rasa masam pada makanan, diolah jadi sirup, atau untuk membersihkan benda-benda logam agar warnanya tidak kusam. Daging buah asam jawa yang sudah tua terkadang dimasak/ditanak supaya tahan lama.

Daging asam jawa mengandung beragam zat asma, misalnya tatrat, sitrat, malat, asetat, serta suksinat. Zat-zat asam itu bermanfaat untuk mempermudah buang air besar dan memperlancar aliran darah. Sedangkan daun asam jawa mengandung flavonoid yang punya fungsi sebagai anti-radang dan pereda rasa sakit.

Seorang ahli herbal dari Malang, Ir. Wahyu Soeprapto, meyakini bahwa salah satu manfaat asam jawa yakni mengatasi panas dalam serta menambah nafsu makan. Dan berkat kandungan asam tatrat yang dimilikinya, menjadikan asam jawa sebagai obat pencahar untuk mengatasi susah buang air besar.

Ramuan Asam Jawa untuk:

  1. Obat Pencahar—Ambil daging buah asam jawa secukupnya, lalu tambahkan sedikit garam dan simpan dalam tempat yang kering serta tertutup. Biarkan sekian lama (semakin lama semakin baik) kemudian campurkan ke dalam air matang dan ramuan pencahar ini siap diminum.
  2. Obat Eksim—Siapkan 1 ruas ibu jari asam jawa, 4 keping rimpang temulawak, dan air secukupnya. Iris tipis-tipis asam jawa dan temulawak kemudian masukkan ke dalam air untuk direbus sampai mendidih. Minumlah air rebusan tersebut sekali sehari selama 14 hari.
  3. Penurun Demam setelah melahirkan—Rebuslah 2 ruas ibu jari asam jawa dalam air sampai mendidih. Kemudian minum air rebusan tersebut sekali sehari selama 3 hari.
  4. Obat Bisul—Lumatkan asam jawa yang dicampur dengan minyak kelapa, lalu taburkan sedikit garam. Oleskan hasil lumatan tersebut ke daerah bisul.
  5. Obat Nyeri Haid—Sediakan 1 ruas ibu jari asam jawa dan 1 rimpang kunyit, bersihkan keduanya. Rebus kedua bahan tersebut dengan air sampai mendidih. Ramuan obat nyeri haid siap untuk diminum setiap pagi dan sore untuk meredakan nyeri datang bulan.
  6. Obat Sariawan—Siapkan daun asam jawa sebanyak 1 cangkir, 1 rimpang kunyit, dan 4 gelas air gula aren. Iris tipis-tipis kunyit kemudian rebus bersama dengan daun asam jawa sampai airnya tinggal setengah. Saring air rebusan tersebut dan minumlah ramuan obat sariawan itu setiap pagi dan sore selama beberapa hari sampai sembuh.

Asam jawa mudah didapatkan dimana-mana, dari pasar tradisional sampai pasar swalayan. Harganya pun sangat terjangkau, tetapi manfaat asam jawa untuk masalah pencernaan maupun masalah kesehatan lain cukup bisa diandalkan.

Manfaat Buah Alpukat untuk Menurunkan Kolesterol

Manfaat Buah Alpukat untuk Menurunkan Kolesterol

Manfaat Buah Alpukat untuk Menurunkan Kolesterol

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan kolesterol. Termasuk dengan olahraga teratur dan pola makan sehat. Disamping itu, untuk membantu mengendalikan kadar kolesterol Anda pun bisa mengonsumsi makanan yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Dan itulah salah satu manfaat buah alpukat.

Makan sebuah alpukat sehari bisa membantu menyingkirkan kolesterol jahat. Kolesterol adalah sejenis lemak yang dibuat oleh tubuh yang penting agar tubuh berfungsi normal. Tapi jika berlebihan, biasanya didapat dari kolesterol yang berasal dari makanan, hal ini bisa memicu penyakit jantung dan stroke.

Alpukat adalah sumber dari lemak tak jenuh tunggal yang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah sedang. Buah alpukat juga kaya akan vitamin, mineral, serat, senyawa penghambat penyerapan kolesterol (pitosterol), serta antioksidan yang dapat turut mencegah penyakit jantung (polifenol).

Bukti Penelitian Manfaat Buah Alpukat untuk Menurunkan Kolesterol

Para peneliti memantau kondisi kesehatan dari 45 pria dan wanita yang sehat, kelebihan berat badan, dan yang obesitas berusia antara 21-70 tahun. Mereka dikelompokkan berdasarkan 3 jenis diet menurunkan kolesterol yang berbeda:

  • Diet rendah lemak tanpa alpukat
  • Diet lemak sedang tanpa alpukat
  • Diet lemak sedang dengan satu buah alpukat per hari

Bagaimana dengan hasilnya? Partisipan yang berdiet lemak sedang dan makan alpukat setiap hari memiliki kadar kolesterol jahat yang lebih rendah daripada partisipan yang berdiet lemak sedang tanpa makan alpukat. Kadar LDL mereka berkurang 13.5 poin setelah berdiet dan rutin makan alpukat. Sedangkan mereka yang berdiet lemak sedang tanpa alpukat berkurang 8.3 poin dan yang berdiet rendah lemak tanpa alpukat berkurang 7.4 poin.

Penelitian lain yang berbeda juga mempelajari manfaat buah alpukat untuk menurunkan kolesterol dalam darah. Hasil penelitian tersebut mendapati bahwa alpukat dapat secara signifikan menurunkan kadar trigliserida sebesar 20%, kadar kolesterol “jahat” LDL sebesar 22%, sekaligus meningkatkan kadar kolesterol “baik” HDL sebesar 11%.

Sekitar 77 persen kalori dalam alpukat asalnya dari lemak—membuatnya jadi salah satu buah dengan kandungan lemak terbanyak. Sebagian besar lemak ini merupakan asam oleat, yakni asam lemak tak jenuh tunggal yang juga terdapat dalam minyak zaitun.

Berbagai penelitian lain pun sudah menunjukkan manfaat buah alpukat untuk membantu mencegah stroke, kanker, penyakit jantung koroner, dan membantu mengendalikan diabetes. Meskipun manfaatnya banyak, tapi alpukat tetap harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas.

Sebuah alpukat rata-rata memiliki 200-300 kalori—ini jumlah kalori yang cukup besar untuk ukuran buah-buahan. Terlalu banyak makan alpukat justru bisa membuat Anda cepat gemuk.

Jika Anda berniat menurunkan kolesterol tinggi, tidak ada salahnya untuk mencoba rutin makan alpukat. Tapi ada baiknya untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter mengenai takaran mengonsumsi alpukat yang aman bagi Anda.

Manfaat Alpukat yang Tak Perlu Diragukan!

manfaat alpukat

Manfaat Alpukat yang Tak Perlu Diragukan!

boleh dibilang adalah buah yang cukup unik. Kebanyakan buah biasanya sebagian besar terdiri dari karbohidrat, sedangkan alpukat lebih banyak kandungan lemaknya. Tapi Anda tidak perlu takut, karena lemak yang dimaksud tergolong lemak sehat. Dan sejumlah studi telah meneguhkan pernyataan-pernyataan mengenai manfaat alpukat.

Berikut adalah sejumlah manfaat alpukat yang sudah dibuktikan secara ilmiah.

  • Punya Lebih Banyak Kalium daripada Pisang

Potasium adalah nutrisi yang seringkali tidak dicukupi kebutuhan hariannya oleh kebanyakan orang. Nutrisi ini membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam sel-sel tubuh dan dibutuhkan tubuh untuk menjalankan beragam fungsi pentingnya.

Alpukat punya sekitar 14 persen AKG dalam setiap 100 gram, dibandingkan dengan pisang yang hanya punya 10 persen AKG. Beberapa studi memperlihatkan bahwa asupan potasium dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, salah satu faktor risiko terbesar untuk serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal.

  • Sarat dengan Lemak Tak Jenuh yang Baik bagi Jantung

Faktanya, 77 persen kalori dalam alpukat berasal dari lemak—menjadikannya salah satu buah dengan kandungan lemak tertinggi. Tapi, ini bukan sekadar lemak yang kerap dianggap jahat. Sebagian besar lemak dalam alpukat adalah asam oleat.

Ini adalah asam lemak tak jenuh tunggal yang juga merupakan komponen utama dalam minyak zaitun dan dipercayai menjadi dasar atas berbagai efek menyehatkan yang dimiliki minyak zaitun. Asam oleat diketahui mampu mengurangi peradangan dan telah dibuktikan punya efek menyembuhkan gen-gen yang berkaitan kanker.

  • Kaya akan Serat

Manfaat alpukat yang selanjutnya berkaitan dengan kandungan serat yang dimilikinya. Serat adalah nutrisi alpukat lain yang dalam jumlah relatif besar. Serat berkontribusi untuk menurunkan berat badan, mengurangi lonjakan gula darah, dan sanggup menurunkan risiko berbagai penyakit.

Dalam 100 gram alpukat terdapat 7 gram serat, yang mencakup 27 persen dari jumlah kebutuhan serat harian yang disarankan. Sekitar 25 persen serat alpukat merupakan serat larut, sedangkan 75 persen lagi adalah serat tidak larut.

  • Menurunkan Kadar Kolesterol dan Trigliserida

Berbagai studi mempelajari efek alpukat pada kadar kolesterol dalam darah. Dari hasil studi tersebut didapati bahwa alpukat mampu menurunkan secara signifikan kadar total kolesterol, kadar trigliserida sebanyak 20%, kadar kolesterol LDL sebanyak 22%, dan menaikkan kadar kolesterol HDL sebanyak 11%.

Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut karena studi-studi tersebut hanya melibatkan 13-37 orang dan dalam jangka waktu singkat (1-4 minggu). Tapi walaupun singkat, hasilnya cukup luar biasa.

  • Dapat Membantu Program Diet Anda

Ada beberapa bukti bahwa alpukat adalah makanan yang aman bagi Anda yang berdiet. Dalam sebuah studi yang melibatkan 2 kelompok—satu kelompok makan makanan yang mengandung alpukat, kelompok lainnya makan jenis makanan yang sama tanpa alpukat.

Kelompok pemakan alpukat merasa lebih puas dan punya keinginan lebih rendah untuk makan selama 5 jam berikutnya dibandingkan dengan kelompok yang makan tanpa alpukat. Ini menunjukkan bahwa alpukat membantu Anda makan lebih sedikit, terkontrol, dan tetap berpegang pada program diet.

Jika Anda berniat rutin makan alpukat, konsumsilah dalam jumlah secukupnya. Jika mungkin, minta anjuran dari ahli kesehatan mengenai takaran harian alpukat. Ya, alpukat adalah salah satu hadiah dari alam. Sudah rasanya nikmat, manfaat alpukat pun mengagumkan.